Friday, 23 October 2015

Unsur Hara Makro dan Mikro yang Dibutuhkan Oleh Tanaman

Status : Draft 
Panduan Pertanyaan : 
  1. Apa saja yang termasuk unsur hara makro, mikro ? 
  2. Ciri-Ciri kekurangan unsur hara tertentu seperti apa ? 
  3. Sumber masing-masing unsur hara, baik yang alami maupun yang kimiawi (baca : dibuat dipabrik).

Tanaman memerlukan unsur hara makro dan mikro yang seimbang, karena jika kekurangan unsur hara (baik makro atapupun mikro) atau kelebihan unsur hara, maka tanaman tidak akan tumbuh dengan baik.

Unsur hara makro terdiri dari Nitrogen (N), Pospor (P), Kalium (K), Calsium (Ca), Magnesium (Mg), Belerang/ Sulfur (S), sedangkan unsur hara mikro terdiri dari  Ferrit/besi (Fe), Mangan (Mn) , Tembaga/Cupprum (Cu), Seng/zink (Zn), Boron (B), Klorin (Cl), Cobalt (Co), Molibdenum (Mo), Natrium (Na), Silicon (Si)
dan Nikel (Ni).

http://www.cropnutrition.com/nutrient-knowledge


Selanjutkan akan dijelaskan secara detail unsur-unsur ini, gejala-gejala kekurangan atau kelebihan, serta bahan-bahan baik  alami maupun "kimiawi" yang dapat digunakan sebagai sumber hara ini.


Unsur Hara Makro


1. Nitrogen (N)


2.  Pospor (P)


3. Kalium (K)


Sumber Alami :

Untuk memenuhi kebutuhan kalium pada tanaman, kita bisa memanfaatkan kulit pisang [perlu referensi ilmiah], dengan cara memberi makan ikan dengan kulit pisang.

4. Calsium (Ca)


Sumber Alami :

Untuk memenuhi kebutuhan kalsium pada tanaman, kita bisa memanfaatkan kulit telur [perlu referensi ilmiah], caranya dengan meremukkan kulit telur, kemudian di tebar ke growbed atapun di tebar ke kolam ikan.

Selain kulit telur untuk kekurangan Kalsium (Ca), bisa juga menggunakan tulang, karang laut yang sudah dicuci.

Menurut Rusdy Hidyatmojo, bisa juga menggunakan kapur pertanian (CaCO3) atau dolomit ( CaMg(CO3)2 ). Kandungan utamanya kalsium karbonat (CaCO3). Selain untuk suplai kebutuhan kalsium, gugus karbonatnya berfungsi sebagai buffer pH. Untuk dolomit juga mengandung Magnesium.

Sumber Bukan Alami :

5. Magnesium (Mg)


6. Belerang/ Sulfur (S)


Unsur Hara Mikro


1. Ferrit/besi (Fe)

Berikut adalah tips dari Pak Mark Sungkar terkait ketersediaan Fe bagi tumbuhan : 
Zat besi/ Fe diperlukan untuk berbagai fungsi enzim yang mengatur metabolisme tanaman dan respirasi…. Besi menjadi lebih larut dan tersedia pada rentang pH 6,5-6,7 (7,0 netral – di bawah 7,0, pH asam dan di atas 7,0, pH basa)…. kebanyakan tanaman, akan menyerap zat besi/ Fe sebagai ion bebas (Fe ++) saat pH antara 5,0 dan 6,5…Jadi, jawaban atas pertanyaan teman-teman: Selalu perhatikan pH air. Karena dari situlah hampir semua sumber keberhasilan atau kegagalan dimulai. Semoga bermanfaat
Sumber Alamai :

Menurut Henri Wiratsongko , sumber Fe alami bisa didapat dari tetes tebu atau molase, tapi, jika menggunakan Fe harus berhati-hati, karena jika menggunakan tetes tebu menurut Rusdy Hidyatmojo, dapat mengurangi nitrat.

2. Mangan (Mn) 


3. Tembaga/Cupprum (Cu)


4. Seng/zink (Zn)


5. Boron (B)


6. Klorin (Cl)


7. Cobalt (Co)


8. Molibdenum (Mo)


9. Natrium (Na)


10. Silicon (Si)


11. Nikel (Ni)



Referensi

  1. Kelebihan dan kekurangan unsur hara makro dan mikro lengkap dengan gambar, http://redyprasdianata.blogspot.co.id/2013/09/kelebihan-dan-kekurangan-unsur-hara.html
  2. Menjadi "Dokter" untuk Tanaman Kita  , http://blog.belajaraquaponik.org/2015/11/menjadi-dokter-untuk-tanaman-kita.html
  3. Mineralisasi, http://blog.belajaraquaponik.org/2015/04/mineralisasi.html

No comments:

Post a comment