Wednesday, 25 February 2015

FAQ (Hal-Hal yang Sering Ditanyakan)


1. Apa sih Aquaponik Itu ?




Aquaponik pada intinya adalah memadukan aquaculture (memelihara ikan) dan budidaya tanaman. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat Daftar Video Pembelajaran & Referensi Lainnya

2. Apakah aquaponik sama dengan hidroponik?
Tidak, aquaponik mengandung hidroponik sebagai sebagian darinya, yaitu bagian tanamannya. Tetapi, aquaponik memiliki bagian yang jauh lebih luas dan lebih kompleks daripada hidroponik, termasuk bagian peternakan ikan dan saringannya.

4. Apakah aquaponik hanya terdiri dari ikan dan tanaman saja?
Tidak, aquaponik tidak bisa hanya ikan dan tanaman saja. Tanaman dan ikannya akan sangat menderita kalau hanya terdiri dari dua species itu saja. Paling minimal, harus ada 2 species bakteri lagi yang dibutuhkan, nitrosomas dan nitrobacter. Sering sekali, ekosistem aquaponik melibatkan lebih banyak species daripada itu.
5. Apakah aquaponik lebih gampang dijalankan daripada hidroponik?
Pengalamanku sampai saat ini, tidak. Karena aquaponik jauh lebih kompleks, sering sekali, aquaponik akan menuntut perhatian yang jauh lebih besar daripada hidroponik.

6. Apakah aquaponik itu bisa memakai kolam ikan yang sudah berjalan lama dan cukup dialirkan airnya ke tanaman saja?Tergantung. Sangat tergantung bagaimana kolam itu dijalankan sebelumnya. Apakah sistemnya sudah sirkulasi? Bagaimana nitrifikasinya? Apakah ada sistem yang justru de-nitrifikasi (di aquaculture itu sebenarnya umum, meskipun kebalikan dari apa yang kita inginkan di aquaponik. Saya sebenarnya sudah menulis article bagaimana kolam ikan yang sudah berjalan bisa diubah ke system aquaponik di BBQ. Tapi, tanpa saya tahu kenapa, file tersebut tidak ada lagi/terhapus.

7. Apa yang perlu saya persiapkan agar bisa beraquaponik ? Berikut adalah hal-hal yang perlu dipersiapkan berdasarkan skala sistem. 


8. Bagaimana cara menaikkan dan menurunkan pH ? Berikut informasi singkat, tentang bahan-bahan yang bisa digunakan untuk menaikkan atau menurunkan pH.


GH itu general hardness, yaitu kandungan ion calsium & magnesium terlarut, sedangkan KH itu carbonate hardness. Keduanya mengindikasikan kandungan garam mineral air. Jk KH dibawah 4, maka akan berbahaya, perlu ditingkatkan, KH berfungsi seabagai buffer pH.


9. Dalam aquaponik apakah ada ukuran baku perbandingan ikan dan tanaman ..? Salah satu admin BBQ, Pak Henri, memberi jawaban :
Volume growbed tanaman 1:1 dgn volume kolam, maksudnya 1:1 itu bkn ekor banding tanaman, tp volume fishtank banding growbed, jd jk 100 ekor itu brarti asumsi 1m3 fishtank, maka sebanding dengan 1m3 growbed, jk model media bed luasnya 2-3 m2, tiap m2 bisa diisi 30 tanaman, jd tanamannya 60-100, jk model nft bisa 3-4x nya
Mungkin ini bisa dijadikan panduan awal. Kepadatan ikan 100 ekor / m3 atau jika ikan-ikan masih kecil bisa 200 ekor /m3.
Atau masukan dari Pakdhe Rusdy,

Jumlah ikan maksimal/timbang panen menyesuaikan kapasitas biofilter. Jumlah tanaman menyesuaikan jumlah ikan. Rumus umum: pakan ikan 1-3 % berat badan ikan. 60 gr pakan / hari untuk 1 m3 tanaman (bisa kurang). Kira2 25 tanaman. 
Berikut adalah panduan praktisnya :


Yang terpenting adalah pantau terus apakah kesetimbangan sistem aquaponik sudah tercapai dan stabil.

Khusus untuk Ikan lele, dengan volume barrel yang 150 liter, berat total ikan bisa mencapai 20 Kg (berisi 300 s.d 400 ekor ikan) [3]

10. Sistem Aquaponik saya tidak mendapatkan sinar matahari secara penuh, tanaman apa saja yang bisa saya tanam dan produktifitasnya tidak turun drastis ? 
Jawaban :
Sahabat bisa mencoba beberapa jenis tanaman berikut :


11. Media apa saja yang biasa digunakan di sistem Aquaponik ? Beberapa media yang biasa digunakan dalam sistem aquaponik adalah batu apung, zeolit, batu split, pecahan batu bata, arang kayu, dan hydroton.

12. Saya menggunakan pompa yang langsung dimasukkan ke dalam kolam, jadi tanpa menggunakan  sump tank. Bagaimana caranya agar kita tidak harus terlalu sering mencuci pompa ? Alhamdulillah  Pakdhe Rusdy Hidyatmojo menawarkan salah satu solusi, yaitu dengan cara menempatkan pompanya seperti gambar dibawah ini :



13. Apakah mungkin membuat sistem aquaponik tanpa mekanikal filter dan biofilter khusus ?
Jawaban singkat : Bisa. Untuk informasi lebih lanjut silahkan baca : Sistem Aquaponik "Tanpa Filter" [4]

14. Mengapa kolam saya banyak lumutnya ?

         Rumusnya adalah : sinar matahari + amonia = lumut. Utamakan fokus untuk meminimalisir jumlah ammonia dan nitrat di dalam air dengan cara mengoptimalkan biofilter dan memperbanyak jumlah tanaman. Usahakan jangan menaungi secara total kolam, sehingga tidak mendapatkan sinat matahari, karena sinar matahari diperlukan oleh ikan, sinar matahari dapat membantu menghindarkan ikan dari serangan jamir. 

Referensi

  1. A Comparison of the Effectiveness of Aquaponic Gardening to Traditional Gardening Growth Method, http://www.usc.edu/org/quikscience/Projects/2013/HS/Kamehameha-RP.pdf
  2.  Aquaponics How To, http://www.aquaponicshowto.com/
  3. Aquaponik Lele, http://blog.belajaraquaponik.org/2015/05/aquaponik-lele.html
  4. Sistem Aquaponik "Tanpa Filter", http://blog.belajaraquaponik.org/2016/11/sistem-aquaponik-tanpa-filter.html


Kontributor :

Pak Indra Gunawan, Henri Witsong, Wildan Maulana, Rusdy Hidyatmojo, Pak Gideon dan teman-teman di komunitas Aquaponik yang tidak bisa disebutkan satu per satu. 


No comments:

Post a comment