Tuesday, 1 December 2015

Bedah Buku : Aquaponik ala Mark Sungkar (Bab 1)


Andri :
Pada Bab 1 ini hal2 teknis aquaponik tidak banyak dibahas, hanya berupa biografi penulis, awal perkenalan beliau dengan AP dan perkembangan hingga sekarang...

Ada harapan menarik dr Pak Mark di Bab 1 hal 8, sebuah harapan beliau dan mungkin harapan kita semua agar petani Indonesia mampu melakukan swadaya pangan dan mandiri...

 Suatu hari sy pernah berdiskusi dgn Pak Mark disalah satu grup WA ttg penamaan...apakah kita ini bisa disebut penghobi, penggiat atau petani aquaponik...? Ternyata beliau lebih senang disebut Petani Aquaponik...Bagaimana menurut teman2?

Ben Soegoro : Yups, sy jg lbh suka di panggil petani. Mnrt sy definisi penghobi lbh menunjukan hanya untuk org² yg menghabiskan waktu luang saja, yg taraf 'cintanya' blm full hehehe...sdgkan penggiat, lebih kpd 'pekerjaan' tanpa empati, hanya rutinitas. Sedangkan petani menunjukan konsep cinta, empati dan keinginan untuk mandiri, kembali ke alam, dan menjadi petani kita jg berarti berusaha menanamkan pengertian menjadi petani itu pekerjaan mulia, dll, baik untuk diri sendiri maupun org² sekitar kita. Menjadi petani itu sdh merangkum hobi dan penggiat itu sendiri. Mnrt sy sih gitu hehehe... grin emoticon bgt mnrt pemikiran ngaco saya Mas tongue emoticon

Budiyanto Lihawa :

Sepakat pak Andri Syamil Ilman. Sy bangga jd petani aquaponik. Pernah ketika mengunjungi pameran Distan Kab. Gorontalo sy tulis di buku pengunjung stand pd kolom pekerjaan: petani. hehe, Pdhl sy msh berstatus pedagang.

 Herman Sutikno :
Saya lihat di videonya keren dan saya juga yakin Aquaponik masa depan pertanian indonesia karena dengan 0,5 Hektar hasil lebih tinggi dibanding petani konvensional 2 Hektar

Usaha Pratama : 

Pak Herman Sutikno, di mana, di seluruh dunia, ada bukti nyata seperti itu? Sepengetahuan saya, sampai sekarang cuma "hitungan" saja.


Herman Sutikno:

 Pak Herman Sutikno, di mana, di seluruh dunia, ada bukti nyata seperti itu? Sepengetahuan saya, sampai sekarang cuma "hitungan" saja.

Usaha Pratama :

Dan, itu masalahku dengan claim-claim seperti itu. grin emoticon Buktinya mana? Di mana di dunia ini, seluruh dunia, ada perkebunan aquaponik yang bisa menyamai keuntungan di konvensional dengan hanya 1/4 ukurannya, kecuali di daerah yang kritis air? Nggak ada!

Jangan hanya percaya ngomongan orang, Pak

Harus ada bukti nyata.

Perhitungan ekonomisnya dari farm yang sudah jalan.

Herman Sutikno : 

dan menurut logika saya kenapa tidak bila bertani dwngan tekhnologi pasti hasilnya jauh lebih prosuktif

Usaha Pratama : 

Betul, kalau begitu, kenapa tidak bertani dengan teknologi yang untuk konvensional? Kalau dibandingkan, dan benar lebih menguntungkan, kenapa di negara maju, masih sangat sedikit pertanian aquaponik, bukan seluruhnya beralih ke aquaponik? Logikanya yang lebih tepat, yang mana, Pak?

Herman Sutikno : 

kalau berkenan bolehkah bapak menginformasikan negara2 maju mana yang pakai aquaponik dan tidak sebagai bench mark data.

Usaha Pratama : 

Nah, itu pertanyaan yang menarik, Pak Herman Sutikno, yang mana, dari sekian banyak negara maju, yang pernah melihat aquaponik dipakai sebagai pertanian secara meluas? Nggak ada! Kecuali di daerah yang kritis air seperti di Dubai. Kenapa? Padahal yang memegang teknologi aquaponik paling maju seperti Australia dan Amerika Serikat sekalipun, hanya sedikit yang komersial, dan itupun tidak akan berani klaim seperti yang Bapak katakan tadi, yaitu dengan 1/4 area bisa menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi daripada konvensional. Dengan syarat, ya, yang konvensional itu di daerah yang standard kesuburannya, bukan di padang pasir seperti yang saya katakan tadi di Dubai.      

Herman Sutikno : 

Di indonesiapun misal di NTT dan aekitarnya air sangat susah saat kemarau dan lahan2 pertanianpun sebagian tercemar pupuk kimia dan jadi kritis seta air tanahpun semakin sulit jk musim kemarau karena banyak aksi penggundulan hutan

Usaha Pratama : 

Nah, itu Pak Herman Sutikno, saya tidak mengatakan aquaponik itu sama sekali tidak baik, tapi untuk daerah tertentu, seperti yang Bapak katakan, aquaponik justru sangat tepat. Dan, jujurnya, itu yang kami lakukan. Tapi, bukan berarti segala keadaan akan tepat untuk aquaponik dan lebih menguntungkan dari konvensional. 

Herman Sutikno : 

dan saya tinggal diperkotaan yg tidak punya lahan tapi ingin bertani dengan lebih sehat

Usaha Pratama : 

Saya sarankan dihitung aja, Pak. Untuk seperti itu, yang mana yang lebih menguntungkan konvensional organik yang "modern" dan aquaponik. Kalau perkotaan, belum sempat kami hitung.

Herman Sutikno :

Dan sata pribadi sangat respek dengan Aquaponik

Usaha Pratama : 

Memang menarik, Pak. Tapi, nggak gampang, ya. Saran saya, mulai dari yang kecil dahulu deh. smile emoticon






Herman Sutikno:

Sip pak Usaha Pratama mungkin kita sama2 inginkan pertanian yang lebih sehat,produktif dan terjangkau

Usaha Pratama : 

Nah, yang itu saya setuju banget, Pak

Herman Sutikno :

Aquaponik mungkin juga salah satu alternatif untuk peningkatan produktifitas dan tentunya yang lahan kritis dan yang tidak punya lahan misal diperkotaan karena image Aquaponik lebih organik dibanding Hidroponik walaupun apapun yang diserap tanaman dalam bentuk ion dari unsur hara tersebut

Abdi Halim Munggaran : 

Hitungan yang menantang untuk dibuktikan... Bila hitungannya betul ya Puji Tuhan, kalau hitungan nya salah cari tau salahnya kenapa? Dishare, siapa tahu memang as a concept salah, atau ada prakteknya yang salah saat kita lakukan. Saya rasa apriori sih tidak akan membantu.

Usaha Pratama : 

Lebih tepat lagi dibukakan bagaimana perhitungannya sehingga sampai ke sana, Pak Abdi Halim Munggaran. Sekedar klaim saja nggak cukup.

Kebanyakan dari kita sudah melakukan aquaponik, nah, ada yang sudah pernah hitung dan buktikan, kalau dari ukuran tanah 1/4 banding konvensional, bisa nggak menguntungkan lebih tinggi? Ini sesudah memperhitungkan segala pengeluaran, termasuk listrik, tenaga kerja, bunga dari investasi aquaponik yang jauh lebih mahal, dll. grin emoticon Tapi, hitungan yang detail, ya, nggak dikira-kira saja.

Abdi Halim Munggaran : 

Menurut hemat saya, aquaponik bukan MLM, jadi klaimnya tentang efektivitas lahan masih masuk akal aja tuh... Pakai common sense aja, saya rasa tidak perlu dibuktikan dengan macam2...

Kalau tingkat profitability ya harus dihitung sampai ke semua biaya operasional...

Saya rasa masih ada celah di sana. Apalagi bila produksi aquaponik diapresiasi sebagai produk organik...

Belum lagi bila efek kesehatan dikuantifikasi...


Usaha Pratama : 

Dan, tentu, dengan perbandingan konvensional yang tanahnya standard kesuburannya, bukan yang tandus dan kritis air.  

Fariz Nugraha : 

Hmm.. bisa jadi judul penelitian tesis nih kayanya ya? "Analisis komparatif pendapatan petani dengan penerapan sistem konvensional dengan petani dengan penerapan sistem akuaponik pada komoditas sayuran pakcoy" kang Radi Ihlas saya mau daftar S2 lah di IPB pasca sarjana hahaha, modalin yach kang hahaha


 
Syafei Hasanuddin : 

betuk sekali om abdi, manusia tidak akan pernah ada terobosan dan kemajuan jika melihat sesuatu yg baru dan belum teruji secara apriori. sewaktu orang berangan-angan membuat pesawat terbang dan belum satupun dari mereka yg benar2 berhasil, tentu ada yg bersikap apriori dg ide tersebut, ternyata sekarang…?
pilihannya anda akan berdiri disisi mana?
sebagai pencela, atau
sebagai pelaku yang mesti belum terbukti mau melakukan dan berproses.


Usaha Pratama : 

OK, saya nggak skeptis aquaponik, Pak Abdi Halim Munggaran, kalau nggak, saya nggak melakukannya toh. Yang benar aja. Tapi, menurut saya, aquaponik itu bagus di kondisi-kondisi tertentu, tidak bisa dibuat menutupi seluruh keadaan dengan mengatakan bisa menghasilkan lebih menguntungkan dengan 1/4 area tanam. Itu perlu dipertanyakan. Semakin kita membuat aquaponik bombastis, semakin aquaponik menjadi kelihatan bohong, bukan sesuatu yang sebenarnya sangat baik untuk kondisi-kondisi tertentu.

Abdi Halim Munggaran : 

Bagi saya, saat terbukti bahwa kotoran ikan bisa menumbuhkan tanaman, di situ saya merasa senang. Sekaligus tertantang untuk melihat lebih jauh, bagaimana aquaponik as a concept bisa optimal.

Usaha Pratama : 

Nah, itu lain lagi ceritanya, Pak Abdi Halim Munggaran.  Itu sifat yang tepat. Kami juga begitu. Saya juga senang melihat hal yang sama. Dan, kami cari secara optimalnya, penggunaan mana yang terbaik bagi aquaponik. Itu sebabnya, di kami, aquaponik lebih ditujukan di daerah kritis air, di daerah yang tanahnya subur dan banyak air, kami lebih menekankan organik konvensional.  
 
Wiedjaja Atmadja :

Bisa dikasih sedikit gambaran pak Usaha Pratama, mengenai profit margin akuaponik?


Usaha Pratama :

Saya tidak menghitung sampai ke situ, Pak, soalnya tujuan kami justru di pengembangan masyarakat. Jadi lebih ke ongkos buat kebutuhan pribadi

Pak Mark Sungkar :



Pertanyaan pertama berkaitan dengan unsur Fe dimana masalah utama beberapa teman yaitu systemnya kekurangan unsur Fe. Biasanya teman2 menggunakan chelated Fe EDHA utk mengatasinya...yg jd pertanyaan teman2, bagaimana Pak Mark mengatasi kekurangan unsur Fe td? Apakah ada bahan alami khusus atau hanya mengandalkan probiotik dan poc di syatem mineralisasi Bapak...?

Jawaban:
Limbah ikan dipecah oleh bakteri adalah pupuk tanaman lengkap yang menakjubkan. Namun, sistem aquaponic secara rutin kekurangan beberapa nutrisi - terutama potasium, kalsium, dan zat besi. Anda harus rutin mengatasi kekurangan kalium dan kalsium dengan meningkatkan sistem pH senyawa berdasarkan pada unsur-unsur atau kandungan tersebut. Tapi apa yang harus dilakukan seseorang tentang zat besi?

Pertama Anda harus memastikan apakah system akuaponik Anda mengalami kekurangan zat besi ?. Tergantung dari tanaman yang Anda budidaya, mutu pakan ikan dan mutu air yang Anda gunakan. Atau kemungkinan Anda bahkan tidak pernah mengalami kekurangan zat besi pada system akuaponik Anda.

Jadi bagaimana cara Anda mengetahuinya ? Sebenarnya ada dua cara. Yang pertama adalah tes visual. Jika daun pada beberapa tanaman mulai menguning, tetapi pembuluh darah di daun tetap hijau, tanaman Anda mungkin mengalami "klorosis" (warna daun menguning), suatu kondisi yang disebabkan oleh tidak cukupnya zat besi. Tapi bagaimana jika Anda ingin melihat masalah tersebut sebelum tanaman Anda menunjukkan tanda-tanda ini ? Anda bisa menggunakan Iron Checker (alat penditeksi kadar besi). Dengan perangkat kecil praktis tersebut, Anda dengan cepat dan mudah akan dapat membaca jumlah besi dalam air dalam ukuran ppm (parts per million). Ketika Anda melihat pada alat pengukur, ingatlah bahwa rentang target Anda harus 2-3 ppm. Ketika Anda sampai ke sekitar 1,5 ppm, Anda akan mulai melihat daun pada tanaman menguning.

Salah satu bentuk yang dapat bekerja dengan baik disebut chelation. Catatan: Terapi khelasi (chelation) adalah proses kimia di mana solusi-EDTA sintetis (asam ethylenediaminetetraacetic)
disuntikkan ke dalam aliran darah untuk menghilangkan logam berat dan/atau mineral dari tubuh. Khelasi berarti "untuk mengambil" atau "untuk mengikat."
Dengan Khelasi, tanaman secara alami melepaskan senyawa yang disebut siderophores (molekul yang mengikat dan mengangkut besi dalam mikroorganisme) ke dalam tanah yang mengikat zat besi dan meningkatkan daya larut. Khelasi juga terjadi di grow bad aquaponic yang sudah stabil, tetapi jika Anda perlu untuk memperbaiki kekurangan zat besi dengan cepat, Anda harus memasok zat besi dengan Khelasi Anda sendiri.
Ada berbagai cara Khelasi zat besi, masing-masing dikenal sebagai pengantar atau perantara yang digunakan untuk melakukan Khelasi tersebut. Yang paling umum adalah Fe-EDTA, Fe-DTPA, dan Fe-EDDHA.
Fe-EDTA dapat ditemukan di banyak penjual taman. Masalahnya dengan Fe-EDTA hanya 100% efektif pada pH 6,5 atau lebih rendah. Fe-EDTA cepat kehilangan efektivitasnya bila sistem pH meningkat diatas 6,5. Meskipun hal ini mungkin baik-baik saja untuk sistem hidroponik yang cenderung beroperasi pada atau di bawah tingkat pH 6,5, namun dalam sistem aquaponic target pH adalah 6,8-7,0, dan ini bisa menimbulkan masalah

Fe-EDDHA, sebaliknya, ia sepenuhnya efektif sampai dengan, bahkan di atas pH 8. Masalahnya, Fe-EDDHA yang berkualitas, mahal harganya dan membuat air berwarna merah. Dibutuh waktu satu minggu untuk mengembalikan warna air di tangki ikan. Sebaliknya Fe-DTPA sepenuhnya efektif sepanjang proses hingga pH 7,5 namun sedikit lebih mahal daripada Fe-EDTA. Itulah sebabnya mengapa Dr. James Rakocy (Dr Akuaponik dari Wisconsin, USA) dan para ahli lainnya merekomendasikan penggunaan Fe-DTPA untuk aquaponics.

Sekarang, berapa banyak zat besi yang harus Anda tambahkan ke sistem akuaponik Anda? Dr. Rakocy menciptakan dosis standar 2 mg/liter air dari zat besi murni setiap 3 minggu.

Berikut adalah permasalahannya jika hanya mengacu pada dosis standar 2 ppm. Berapa banyak yang zat besi yang perlu Anda tambahkan ?. Untuk sampai ke sana tergantung pada beberapa faktor, termasuk jumlah besi yang sudah ada dalam air. (jika Anda menggunakan air sumur, mungkin sudah mengandung zat besi), jumlah zat besi dalam pakan ikan Anda, dan kebutuhan zat besi untuk tanaman yang Anda budidayakan (berapa banyak zat besi yang telah dilepaskan oleh tanaman). Jadi, sangat disarankan untuk menggunakan Iron Checker dan benar-benar menguji tingkat zat besi pada sistem akuaponik Anda untuk memastikan bahwa Anda tidak menambahkan terlalu banyak, atau terlalu sedikit, untuk mencapai kadar standar yaitu 2 - 3 ppm.

Semoga menjawab pertanyaan diatas.

Pertanyaan:
Apakah dengan 3x6 m media tanam menghasilkan 180kg ikan apakah tidak terlalu padat ikannya... (Mari kita bedakan antara media tanam dengan kolam ikan)

Rumus: ½ kg ikan mengisi 20 – 26 liter air.
Atau 40 liter air untuk 1 kg ikan
180 kg ikan x 40 liter = 7.200 liter air dalam kolam untuk diisi 180 kg ikan (seperti dua kolam ikan warna orange di green house saya)

3 x 6 = 18 m2 media tanam x 36 tanaman (jarak tanam 16 cm) = 576 tanaman per 6 minggu panen. Jika dikalikan 4 kali panen (6 bulan) (berbarengan dengan panen ikan telapia setiap 6 bulan) maka hasilnya 2.304 tanaman x 0,25 kg = 576 kg lettuce head per 6 bulan dalam grow bed 18 m2. (kadang bisa lebih berat)
Jika 180 hari = 576 kg (576 : 180 hari) = 3.25 kg / hari

Pertanyaan:
Terjadi perdebatan cukup hebat tentang mungkinkah dalam 1/4 m2 mampu memberi makan 1 orang dewasa

¼ m2 bisa menanam 4 crop tanaman lettuce head = lebih dari 1 kg x Rp. 40.000/kg. Jika memiliki 11 m2 GB, atau (1/4 m2 x 45 jalur), ditambah hasil panen ikan, maka setiap hari cukup untuk memberi makan 1 orang dewasa.

Semoga dapat menjawab pertanyaan

Angga Fixed :

Assalammualaikum. Pak MS saya sangat ter tarik dg ulasan " Pertanyaan: Terjadi perdebatan cukup hebat tentang mungkinkah dalam 1/4 m2 mampu memberi makan 1 orang dewasa ¼ m2 bisa menanam 4 crop tanaman lettuce head = lebih dari 1 kg x Rp. 40.000/kg. Jika memiliki 11 m2 GB, atau (1/4 m2 x 45 jalur), ditambah hasil panen ikan, maka setiap hari cukup untuk memberi makan 1 orang dewasa." Apakah ini pernah dicoba secara aktual Pak. Atau jika belum, mohon di share foto nya Pak. Menurut saya ini sangat menarik. Smoga ilmu nya menjadi amalan baik utk Bapak. 
Trimakash.

Mark Sungkar : 

W Wr Wb,
Kalimat “1/4 m2 mampu memberi makan 1 orang dewasa” bukan sekedar mendorong agar orang mau bertani akuaponik, namun juga bukan untuk diartikan cukup menanam ¼ m2 saja. Tujuan utama penulisan buku khan untuk mendorong masyarakat luas agar berswadaya pangan sendiri dengan cara yang sehat. Syukur kalau semakin kenal akuaponik semakin sayang untuk ditinggalkan, karena sudah merasakan hasil yang positip.
Berapapun keluasan media tanam yang akan kita buat, jika diharapkan untuk bisa dipanen setiap hari, maka buat kelipatan 45 atau untuk dipanen setiap hari selama satu setengah bulan. Setiap hari menanam, setiap hari panen dan satu minggu sekali menanam bibit.
“Apakah ini pernah dicoba secara aktual Pak”
Percobaan melalui Grow Bad 1,2 x 2,4 yang fotonya ada dalam buku, sudah saya lakukan sejak empat tahun lalu. Sebenarnya saya sudah membuat perencanaan dan design green house akuaponik komersiel
DWC dengan jarak tanam 16 cm = 14 x 6 pot = 84 pot x 0,2 kg = 16,8 kg hasil panen (hitungan pesimis/minimal).
Degan per baris GB sepanjang 7,2 m x 1,2 m, hasil panen = 50,4 kg per hari. Untuk mencapai siklus panen sebulan penuh, diperlukan 45 GB masing2 sepanjang 7,2. Maka diperlukan ruangan GH seluas = 25 m 40 m = 1.000 m2 (sudah termasuk jarak antara grow bed, namun belum termasuk kolam ikan. Jika dilakukan dengan memperbanyak system NFT dan vertikal, maka bisa menghemat 50% ruangan GH.
Rencana tsb sayogyanya akan saya mulai awal 2015 kemarin. Namun karena belum ada yang mengelola dan saya sendiri masih sangat sibut sampai 2018, Wallahu alam kapan saya bisa memulainya.

Bangsa barat (Amerika, Eropa dan Auatralia dll) bisa menjadi bangsa yang besar karena salahsatu filosofi hidupnya adalah "Think Big" "Berfikir dengan skala besar". Sampai ada istilah "American dream". Secara kejiwaan pemikiran tersebut merupakan dorongan untuk meraih kemajuan. Bagaimana kalau kita mau memulai sesuatu, nawaitu kita untuk menjadi yang besar, walaupun HARUS dimulai dari yang kecil. Namun cita-citanya harus tetap diatas (besar)

Wednesday, 18 November 2015

PVC untuk Pemipaan : Apakah Aman ?

Status : Draft
  1. Apakah PVC aman digunakan ?
  2. Ada yang berpendapat PVC tidak aman digunakan untuk pemipaan di aquaponik.
    1. Zat apa yang berbahaya itu ?
    2. Apakah larut dalam air ? 
    3. Pada suhu berapa zat ini "keluar" masuk ke dalam air ?
    4. Apa pengaruh bagi tanaman ?
    5. Apa pengaruh bagi ikan ? 
Senada dengan komentar Murray Hallam di [1], sepertinya, 1 jam kita berjalan di kota besar, Jakarta misalnya, entah berjalan kaki, naik mobil, sepeda motor atau sepeda gowes, sepertinya "racun" yang masuk ke tubuh kita lebih banyak dari "racun" akibat penggunaan PVC di sistem Aquaponik selama 100 tahun.

Tetapi, kontroversi ini menarik untuk terus dipelajari [2].

Referensi

  1.  PVC Material Safe ?, http://aquaponics.net.au/forum/threads/pvc-material-safe.68/
  2. If BPA or BPS is leaching from plastic containers filled with soil, is this toxic substance absorbed by food crops growing in those containers ?, http://www.researchgate.net/post/If_BPA_or_BPS_is_leaching_from_plastic_containers_filled_with_soil_is_this_toxic_substance_absorbed_by_food_crops_growing_in_those_containers

Tuesday, 17 November 2015

Energi Listrik di Sistem Aquaponik : Apakah Menjadi Hambatan ?

Status : Draft

Pertanyaan Agus M Abdullah :

Penggunaan pump untuk beraquaponik ini berapa biaya listrik sebulannya bila pump di gunakan full waktu sebulan ? (pakai listrik pulsa)

Jawaban Dari  Syafei Hasanuddin :

Aquaponik sebagai hobi…. berapapun biaya listriknya ga masalah dong….aquaponik sebagai mesin ekonomi, konversikan biaya listrik dengan biaya tenaga kerja untuk. menyiangi kebun sayur dari gulma dan penyiraman….. maka biaya listrik yg dikeluarkan masih lebih murah…

TODO : Buat Kalkulato online untuk menghitung konsumsi listrik di sistem aquaponik

Referensi

  1. Menghitung Biaya Energi Listrik Rumah/Kantor, http://ardra.biz/sain-teknologi/ilmu-dan-teknologi-terapan/menghitung-biaya-energi-listrik-rumahkantor/

Monday, 2 November 2015

Menjadi "Dokter" untuk Tanaman Kita

Flowchart untuk Mendiagnosa Gejala Kekuragan Nutrisi pada Tanaman Kita


Friday, 23 October 2015

Unsur Hara Makro dan Mikro yang Dibutuhkan Oleh Tanaman

Status : Draft 
Panduan Pertanyaan : 
  1. Apa saja yang termasuk unsur hara makro, mikro ? 
  2. Ciri-Ciri kekurangan unsur hara tertentu seperti apa ? 
  3. Sumber masing-masing unsur hara, baik yang alami maupun yang kimiawi (baca : dibuat dipabrik).

Tanaman memerlukan unsur hara makro dan mikro yang seimbang, karena jika kekurangan unsur hara (baik makro atapupun mikro) atau kelebihan unsur hara, maka tanaman tidak akan tumbuh dengan baik.

Unsur hara makro terdiri dari Nitrogen (N), Pospor (P), Kalium (K), Calsium (Ca), Magnesium (Mg), Belerang/ Sulfur (S), sedangkan unsur hara mikro terdiri dari  Ferrit/besi (Fe), Mangan (Mn) , Tembaga/Cupprum (Cu), Seng/zink (Zn), Boron (B), Klorin (Cl), Cobalt (Co), Molibdenum (Mo), Natrium (Na), Silicon (Si)
dan Nikel (Ni).

http://www.cropnutrition.com/nutrient-knowledge


Selanjutkan akan dijelaskan secara detail unsur-unsur ini, gejala-gejala kekurangan atau kelebihan, serta bahan-bahan baik  alami maupun "kimiawi" yang dapat digunakan sebagai sumber hara ini.


Unsur Hara Makro


1. Nitrogen (N)


2.  Pospor (P)


3. Kalium (K)


Sumber Alami :

Untuk memenuhi kebutuhan kalium pada tanaman, kita bisa memanfaatkan kulit pisang [perlu referensi ilmiah], dengan cara memberi makan ikan dengan kulit pisang.

4. Calsium (Ca)


Sumber Alami :

Untuk memenuhi kebutuhan kalsium pada tanaman, kita bisa memanfaatkan kulit telur [perlu referensi ilmiah], caranya dengan meremukkan kulit telur, kemudian di tebar ke growbed atapun di tebar ke kolam ikan.

Selain kulit telur untuk kekurangan Kalsium (Ca), bisa juga menggunakan tulang, karang laut yang sudah dicuci.

Menurut Rusdy Hidyatmojo, bisa juga menggunakan kapur pertanian (CaCO3) atau dolomit ( CaMg(CO3)2 ). Kandungan utamanya kalsium karbonat (CaCO3). Selain untuk suplai kebutuhan kalsium, gugus karbonatnya berfungsi sebagai buffer pH. Untuk dolomit juga mengandung Magnesium.

Sumber Bukan Alami :

5. Magnesium (Mg)


6. Belerang/ Sulfur (S)


Unsur Hara Mikro


1. Ferrit/besi (Fe)

Berikut adalah tips dari Pak Mark Sungkar terkait ketersediaan Fe bagi tumbuhan : 
Zat besi/ Fe diperlukan untuk berbagai fungsi enzim yang mengatur metabolisme tanaman dan respirasi…. Besi menjadi lebih larut dan tersedia pada rentang pH 6,5-6,7 (7,0 netral – di bawah 7,0, pH asam dan di atas 7,0, pH basa)…. kebanyakan tanaman, akan menyerap zat besi/ Fe sebagai ion bebas (Fe ++) saat pH antara 5,0 dan 6,5…Jadi, jawaban atas pertanyaan teman-teman: Selalu perhatikan pH air. Karena dari situlah hampir semua sumber keberhasilan atau kegagalan dimulai. Semoga bermanfaat
Sumber Alamai :

Menurut Henri Wiratsongko , sumber Fe alami bisa didapat dari tetes tebu atau molase, tapi, jika menggunakan Fe harus berhati-hati, karena jika menggunakan tetes tebu menurut Rusdy Hidyatmojo, dapat mengurangi nitrat.

2. Mangan (Mn) 


3. Tembaga/Cupprum (Cu)


4. Seng/zink (Zn)


5. Boron (B)


6. Klorin (Cl)


7. Cobalt (Co)


8. Molibdenum (Mo)


9. Natrium (Na)


10. Silicon (Si)


11. Nikel (Ni)



Referensi

  1. Kelebihan dan kekurangan unsur hara makro dan mikro lengkap dengan gambar, http://redyprasdianata.blogspot.co.id/2013/09/kelebihan-dan-kekurangan-unsur-hara.html
  2. Menjadi "Dokter" untuk Tanaman Kita  , http://blog.belajaraquaponik.org/2015/11/menjadi-dokter-untuk-tanaman-kita.html
  3. Mineralisasi, http://blog.belajaraquaponik.org/2015/04/mineralisasi.html

Thursday, 6 August 2015

#SumpahPemuda : Sinergi Bersama Menuju Kedaulatan Pangan Nusantara


Berikut adalah detail informasi sebarannya jika divisualisasikan dengan network graph :


Dalam bentuk tabulasi :



Perbandingan Indikator Ketahanan Pengan, Kemandirian Pangan, dan Kedaulatan Pangan,
Sumber : Group Partisipasi Humanis dalam Pembangunan dan Kebijakan Publik

Semoga berkenan bergabung di   BBQ,  Belajar Bareng Aquaponik untuk mewujudkan "mimpi" ini ...

Referensi

  1.  Gerakan Kedaulatan Pangan di Sekolah, http://pendidikan.openthinklabs.com/2015/06/gerakan-kedaulatan-pangan-di-sekolah.html

Airlift Pump

Status : Draft
Panduan Pertanyaan : 
  1. Apa itu airliftpump ?
  2. DIY nya bagaimana ?



Henri Wiratsongko : Dalemannya seperti ini, jadi kan itu wadahnya pralon uk terserah, bisa 1,5" atau 2". Pipa out pake pipa kabel. U pipe nya pake selang akuarium. Pantatnya dilobangi, kasih ball utk one way valve

Referensi

  1.  Airlift pump, https://en.wikipedia.org/wiki/Airlift_pump
  2. Performance and design characteristics of airlift pumps for field applications, http://www2.ca.uky.edu/wkrec/AirliftPumps.htm
  3. Aquaponics:Paradigm Shift with Airliftpart 1 By Dr.TetsuzanBenny Ron, https://www.extension.org/sites/default/files/Aquaponics-%20Paradigm%20Shift%20with%20Airlift_part1-Ron_0.pdf

Tuesday, 28 July 2015

Peneliti-Peneliti Ikan Air Tawar di #Nusantara

Status : Draft
Panduan Pertanyaan : 
  1. Peneliti-peneliti yang fokus mendalami ikan air tawar siapa saja ? lembaga tempat mendapat amanah ? 

  1. Dr. Ir. Fauzan A. M. Sc., http://u.lipi.go.id/1437976684
  2. Renxry K Hadiaty [1]

Referensi

  1.  Yang Asli yang Tersisih, dan yang Menuju Kepunahan, http://u.lipi.go.id/1437976684

Saturday, 25 July 2015

Kolam Semen

Status : Draft
Panduan Pertanyaan :
  1. Apa saja yang perlu diperhatikan ketika membuat kolam semen ?

Menghilangkan Zat Kimia pada Semen agar Aman untuk Ikan

Di Grup Pengusaha Lele Kaskus, Om Gumilar Abdurahman bertanya :

Mohon maaf . Bisa bagi tips nya gan .?? Saya bikin kola lele dengan media semen . Ukuran 3x5 m , yang jadi pertanyaan .. Cara menghilangkn zat kimia pada semen gimana yah .. Trus ukuran kola segitu muat berapa ekor .. Kedalam 90 centi.


Om Hery Wibowo menjawab :

Isi air penuh kasih batang pisang biarkan selama 5 hari,, setelah itu kuras kolam,,cuci kembali bisa menggunakan rinso,, cuci kembali sampai bau rinso hilang,, jemur 1 hari cukup isi air kembali 40/50cm kasih garam krosok 2 kg sama perasan daun pepaya 2 helai biarkan selama 24/48 jam baru bisa diisi ikan insyaallah aman, cari benih lele yg benar2 sehat,, /M2 bisa diisi 200 ekor

Om Hurub Hambangun PrajaD'Bells  menjawab :

Menambahi saran omm Hery..larutkan jg kapur bangunan 2Kg.. biarkan 5-7 hari..


Om Junxiz Estu Nduwurku menjawab :

dh lengkap grin emoticon dolomit bs diganti dg kapur mill dg dikuaske (labur) ke dinding kolam setelah dicuci. Biarkan kapur mengering lalu isi air langsung. Endapkan air 5-7hari sebelum tebar benih. Isi 1000-1500 ekor buat pemula

Mencegah Kebocoran pada Kolam Semen

Untuk kolam semen, ketika tahap peng-acian, bisa dicampur menggunakan damdex [1]

Referensi


  1. Berbagai penggunaan damdex, http://www.damdexindonesia.com/id/uses-applications/home-sweet-home/uses
  2. How to build your own Koi Pond, https://www.youtube.com/watch?v=J6CH39FPRps

Wednesday, 8 July 2015

Herbal Ikan Air Tawar : Akar Kuning (Arcangelisia Flava Merr)

Status : Draft
Daftar Pertanyaan : 

  1. Dimana saya bisa mendapatkan tanaman akar kuning ? 
  2. Apa saja khasiar akar kuning ?
Cara penggunaanya : 

Daun, batang atau buah akar kuning direndan, kemudian airnya dapat digunakan untuk merendam ikan yang terinfekti parasit. 

Akar kuning diketahui mengandung alkaloid yang dapat memusnahkan beberapa parasit dan protozoa seperti : Ichthyophthirius multifiliis penyebab penyakit bintik putih, selain itu bisa juga memusnahkan Trichodina spp dan Epistylis spp.

Referensi
  1. Direktori Herbal Untuk Pengeleloaan Keseharan Ikan Air Tawar, Angela Mariana Lusiastuti, Taukhid, IPB Press
  2. Kajian Tumbuhan Obat Akar Kuning (Arcangelisia flava Merr.) di Kelompok Hutan Gelawan, Kabupaten Kampar, Riau, http://indoplasma.or.id/publikasi/buletin_pn/pdf/buletin_pn_15_1_2009_7%20Endro-Akar_Kuning-edit.pdf 
  3. Arcangelisia flava (L.) Merr., https://www.flickr.com/photos/adaduitokla/11289740955
  4. Furanoditerpenes from Arcangelisia flava (L.) Merr. and their antifungal activity, http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1874390011000905

Monday, 22 June 2015

Cabai Aquaponik

Status : Draft


Om Diwan di BBQ bertanya :

 sy tanam cabai sistem pasang surut dah 3bln kembang dah byk tumbuh tp ko buahnya ga keluar ya
Om Rusdy Hidyatmojo menjawab :

Kalo setahu saya, cabe bunganya sempurna. Dalam satu bunga ada jantan dan betinanya. Penyebab bunga rontok dalam cabe2an akuaponik sepengalaman saya 
  1. Tidak ada serangga penyerbuk. 
  2. Kurang nutrisi ( umum, Ca, K).
Solusinya 
  1. Bunga digetar/ digoyang. 
  2. Kurang nutrisi umum, bisa ditandai kurang N, ciri/tandanya daun tua kuning/coklat merata, solusi tambah ikan. 
  3. Kurang Ca, cirinya daun muda keriting dan kuntet. Solusinya tambahkan kulit telur ke fishtank.
  4. Kurang K cirinya daun yang tua kuning/coklat pinggirnya. Solusi tambahkan kulit pisang kering di GB. Untuk penambahan Ca dan K biasanya akan terlihat efeknya setelah 10 hari. 
Maaf panjang, silahkan koreksi jika salah

Monday, 15 June 2015

Ikan Nila

Status : Draft
Panduan Pertanyaan : 

  1. Dimana saya bisa membeli bibit ikan nilai ? 
  2. Kriteria bibit ikan nila yang baik ? 
  3. Bagaimana cara mengembangbiakkan ikan nilai ? 

Breeding (Pembiakan) Ikan Nila

Untuk pembiakan ikan Nila, sebenarnya dapat langsung di sistem aquaponiknya, nanti di kolam aquaponiknya ketika ikan Nila-nya sudah melahirkan anaknya, kita tambahkan bata dan PVC seperti ini, untuk tempat bersembungi induk dan anak-anak ikan nila-nya :



You need to create places for them to hide........ cut 1in PVC pipe into 6in long and tape them together to create hides for the young ones, - Damian Hinkson

Hanya saja, teknis diatas, SR (survival rate), tingkat keberhasilan hidup ikan jauh lebih kecil dibandingkan jika kita membuat breeding set tersendiri.

Breeding Set

Untuk Ikan Nila, area indukan minimal 1 x 1 m cukup untuk 1 jantan, 3 betina. Kalau Pak Nanang membuat area indukan 2 x 1 m. Nanti tinggal dikasih sekat pakai batu bata untuk sembunyi betinanya atau seperti gambar dibawah. Pakdhe Rusdy pernah membuat kolam pendederan 2 x 1 m sedalam 40 cm cukup untuk 300 ekor.

Jadi teknisnya, di kolam indukan setelah kelihatan ada burayak, burayaknya di pindah ke pendederan sampai ukuran sejari, baru pindah ke kolam pembesaran.

Varietas Ikan Nila


Jika membaca [9], saat ini ada 13 Varietas Unggul ikan nila :

  1. Nila Salina
  2. Nila Anjani
  3. Nila BEST
  4. Nila Gesit
  5. Nila Jatimbulan
  6. Nila JICA
  7. Nila Larasati
  8. Nila Merah Nilasa
  9. Nila Nirwana
  10. Nila Nirwana II
  11. Nila Pandu - Kunti
  12. Nila Srikandi
  13. Nila Sultana

Referensi

  1. Tilapia Farming at Home! for food, for profit,for fun! (and all you need is a wet thumb!) , http://www.tilapiafarmingathome.com/Pages/default.aspx
  2. Tilapia Breeding & Farming Tank Set Up, https://www.youtube.com/watch?v=tCdeNE4vhi0
  3. How to set up a Tilapia Breeding Colony and Babies (Fry), https://www.youtube.com/watch?v=Ia0ylLGIxB8
  4. Tilapia - Breeder Tank Setup, https://www.youtube.com/watch?v=sRkRcd2FK-0
  5. My completed tilapia setup, https://www.youtube.com/watch?v=y2pF2Q_xcWI
  6. Fish Farming at Home for Fun and Profit, http://docs2.openthinklabs.com/home/kedaulatan-pangan/Hatchery_Manual_for_Tilapia.pdf?attredirects=0&d=1
  7. 7 Steps to Tilapia Farming, http://docs2.openthinklabs.com/home/kedaulatan-pangan/7StepstoTilapiaFarmingEguide-AESLBonusDownload.pdf?attredirects=0&d=1
  8. Pola Pembiayaan Usaha Kecil: Pembenihan Ikan Nila​, http://www.bi.go.id/id/umkm/kelayakan/pola-pembiayaan/perikanan/Pages/Pembiayaan_Usaha_Kecil_Pembenihan_Ikan_Nila.aspx
  9. Daftar Varietas Unggul Ikan Nila, http://sisinbe.kkp.go.id/web/varietas.html?jenis=4

Wednesday, 10 June 2015

Kaldness : Media Biofilter

Status : Draft

  1. Apa ttu itu media biofilter ? 
  2. Apa itu Kaldnes ? 
  3. Dimana saya bisa membeli kaldness ? 
  4. Apakah saya bisa membuat sendiri kaldness ? 
...........................

Referensi

  1. DIY Kaldnes Media Aquarium Filter - A Step-By-Step Guide - See more at: http://www.manyhatsofme.com/2014/02/diy-kaldnes-media-aquarium-filter-step.html#sthash.Tebx7xpO.dpuf
  2. DIY Kaldnes Biofilter, https://www.youtube.com/watch?v=ddIcMkbP_-g

Friday, 5 June 2015

IBC Tote untuk Aquaponik

Status : Draft 
Beberapa pertanyaan sebagai panduan :
  1. Apa itu IBC Tote ? 
  2. Dimana saya bisa mendapatkan IBC Tote ?
  3. Apakah IBC Tote yang saya gunakan aman ?
  4. Sistem Aquaponik apa saja yang bisa dibangun jika menggunakan IBC Tote ? 
  5. Apa plus minus menggunakan IBC Tote ?
  6. Berapa ukuran pompa ideal yang digunakan ?

Ketika menggunakan IBC Tote, untuk menghindari tumbuhnya lumut maka yang perlu diperhatikan adalah bagaimana caranya agar : 
  1. IBC Tote Tidak dapat di tembus sinar matahri 
  2. Memantulkan sinar matahari lebih banyak .
Maka salah satu solusinya adalah dengan mengecat IBC Tote dengan 2 lapisan. Lapisan dasar berwarna hitam, agar sinar matahari tidak tembus, kemudian, setelah kering dicat lagi dengan warna putih, agar sinar matahari terpantulkan, sehingga suhu air di dalam IBC Tote tetap stabil, atau jika ingin lebih stabil lagi, IBC Tote nya setelah dicat, dilapisi dengan alumnium foil, seperti yang dilakukan oleh Brett Gunter‎, Aquaponiker dari Jakarta.

IBC Tote Aquaponik Brett Gunter‎, setelah dicat, dilapisi dengan aluminum foil.

Solid Lifting Overflow (SLO)

SLO merupakan salah satu teknik yang biasa digunakan untuk membuang kotoran ikan dari dasar fish tank, untuk membaca informasi lebih lanjut tentang SLO silahkan baca [8].

Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah : Berapa ukuran (diameter) yang optimal untuk fish tank sebesar IBC Tote ? Salah satu anggota aquaponics.net.au di [9] menyarankan untuk volume 800-900 liter, dapat menggunakan ukuran pipa berdiameter 50 mm atau sekitar 2 inchi untuk SLO.

Sump Tank 

Referensi 

  1. Building an IBC tote flood-and-drain aquaponic system, http://www.amshaafrica.org/projects-and-clients/current-projects/aquaponics-in-rural-kenya/building-an-ibc-tote-aquaponic-system.html
  2. Instructions for making simple recirculating aquaponic system out of an IBC tote., http://harrison.ext.wvu.edu/r/download/166382
  3. IBC Tote Bins, http://pittsburghaquaponics.org/blog/ibc-tote-bins/
  4. IBC system (continued), http://infiniteaquaponics.blogspot.com/2013/05/ibc-system-continued.html
  5. Confessions of an Aquaholic - The Past Year in Review (A Reflection), http://www.urbanaquaponics.com/content.php?130-Confessions-of-an-Aquaholic-The-Past-Year-in-Review-(A-Reflection)
  6. Light Absorption, Reflection, and Transmission, http://www.physicsclassroom.com/class/light/Lesson-2/Light-Absorption,-Reflection,-and-Transmission
  7. IBC TOTE SYSTEM what size pump and air pump?, http://www.backyardaquaponics.com/forum/viewtopic.php?f=1&t=18793
  8. Mengenyahkan Kotoran Ikan : Pump-in-Fishtank (PIFT) dan Solids-Lifting Overflow (SLO), http://blog.belajaraquaponik.org/2015/03/mengenyahkan-kotoran-ikan-pump-in-fish-tank-and-solids-lifting-overflow.html
  9. Overflow Sizing: Suction vs Flow Rate, http://aquaponics.net.au/forum/threads/overflow-sizing-suction-vs-flow-rate.6315/#post-70929
  10. opinions please on a few newby questions..., http://aquaponics.net.au/forum/threads/opinions-please-on-a-few-newby-questions.5105

Wednesday, 3 June 2015

Bumbu Dasar (untuk kemudahan Ramadhan)

Oleh : Lia Kusuma Wicaksono

Mau masuk ramadhan bu ibu mulai stok bumbu dasar biar masak sahur tidak keteter. bisa awet 3 bulan lho.

Bumbu dasar merah

  • 400 gram cabai merah (buang bijinya),
  • 100 gram bawang merah, 
  • 50 gram bawang putih, 
  • 100 gram tomat,
  • 20 gram terasi,
  • 100 gram gula pasir,
  • 15 gram garam,
  • 00 ml minyak goreng (saat memblender), dan -100 ml minyak goreng (saat menumis).
Bumbu ini cocok untuk memasak nasi goreng, sambal goreng (di tambah lengkuas, salam, dan santan), dll

Bumbu dasar kuning :

  • 100 gram kemiri,
  • 150 gram bawah putih, 
  • 500 gram bawah merah,
  • 25 gram kunyit,
  • 20 gram jahe,
  • 20 gram lengkuas,
  • 1 sendok makan lada bubuk,
  • 2,5 sendok teh garam,
  • 2 sendok teh gula pasir, 
  • 150 ml minyak goreng untuk memblender,
  • 50 ml minyak untuk menumis.
Bumbu dasar kuning itu misalnya untuk macam-macam soto, pesmol, acar, terik daging, sampai bumbu ayam goreng dan mie goreng.

Bumbu dasar orange :

  • 300 gram cabai merah buang bijinya,
  • 1 sendok teh jinten,
  • 1 sendok teh adas manis bubuk, (saya skip)
  • 2,5 sendok makan ketumbar bubuk,
  • 100 gram kemiri,
  • 150 gram bawang putih, 
  • 500 gram bawang merah, 
  • 25 gram kunyit,
  • 20 gram jahe,
  • 20 gram lengkuas,
  • 2 sendok teh lada bubuk, 
  • 3,5 gram garam,
  • 2 sendok teh gula,
  • 150 ml minyak goreng untuk memblender, dan
  • 50 ml minyak untuk menumis.
Bumbu orange untuk kari, gulai, rendang, dan macam-macam masakan yang berwarna orange.

Cara membuat Bumbu Dasar :

  1. haluskan semua bahan, kecuali gula dan minyak untuk menumis, hingga halus benar.
  2. Panaskan minyak untuk menumis, serta tumis bumbu sampai harum dan matang. Masukan gula, tumis sebentar, angkat dan dinginkan.
  3. Masukkan ke dalam toples, siap digunakan.
  4. Bumbu dasar bisa di simpan dalam kulkas selama tiga bulan. Jika ingin memasak, ambillah sedikit dan masukan bumbu tambahan lain, seperti rempah2 daun. daun salam. daun jeruk. sereh. daun kunyit. dll.

Bumbu dasar putih :

  • 250 gram bawang merah,
  • 100 gram bawang putih,
  • 50 gram kemiri,
  • 3 sentimeter lengkuas di rajang halus,
  • 2 sedok teh garam,
  • 2 sendok teh gula pasir,
  • 100ml minyak goreng (untuk memblender),
  • 100 ml minyak goreng untuk menumis.
Bumbu ini cocok untuk makanan berwarna, misalnya rawon, semur, bisa juga untuk tumisan mi goreng, dan oseng-oseng.


Semoga bermanfaat tuk menghemat waktu di dapur dan memaksimalkan program Ramadhan di rumah kita

Monday, 1 June 2015

Aquaponik Skala Komersial

Status : Draft

Panduan Pertanyaan :
  1. Dimana saja, siapa yang sedang atau sudah mencoba aquaponik skala komersial ?  bagaimana perkembangannya
  2. Apa ada panduan untuk menuju aquaponik skala komersial yang bisa dijadikan tuntunan ?
Banyak yang menanyakan, apakah aquaponik bisa menguntungkan ? Apakah aquaponik bisa menjadi sumber penghasilan utama ? Ketika kita menyebut sumber penghasilan disini, maksudnya adalah dari hasil menjual panen nya baik ikan atau sayur-sayuran, disini kita tidak memperitungkan kemungkinan pemasukan lain dari ber-aquaponik, seperti dari penjualan kit aquaponik ataupun penjualan jasa konsultasi atau training.

Subsistem Akuakultur 

Pilihan ikan untuk akuaponik sebenarnya tidak melulu ikan besar dan spesies asing, ikan lokal pun ada potensi, Rusdy Hidyatmojo memberi contoh, di tempatnya ikan guppy goreng 1 Kg dihargai Rp. 90.000,-.

Aquaponik, Ekonomis Di Lahan Sempit

Sebelum kita melangkah ke skala komersial, kita coba analisa dari sistem aquaponik kecil dulu, misalkan 1x1 meter.

Coba kita bandingkan, jika kita memiki lahan 1x1 meter :
  • Berapa banyak panen yang bisa dihasilkan jika menggunakan sistem pertanian organik konvensional ? 
  • Berapa banyak panen yang bisa dihasilkan jika menggunakan sistem pertanian hidroponik ? 
  • Berapa banyak panen yang bisa dihasilkan jika menggunakan sistem pertanian aquaponik ? 

Aquaponik Skala Komersial Di Indonesia

......

Aquaponik Skala Komersial Di Luar Negeri

  1. Tony Bart, Australia, http://www.earthanedge.com/commercial-trial-integrated-aquaculture-aquaponics/
  2. GrowUp UrbanFarm, Inggris,  http://growup.org.uk/
    1. GrowUp Urban Farms, http://www.globalconstructionreview.com/news/uk-get-first-commercial-scale-urban-aq8u4a2po0n8ic/
    2. http://factor-tech.com/feature/uks-first-commercial-scale-aquaponic-urban-farm-could-be-blueprint-for-city-farming/
  3. Prince George, BC, Canada, http://www.northernbioponics.ca/index.html
    1. http://www.ecoproperty.ca/propd.php?id=30333
  4. Solutions Farm, http://solutionsfarms.org/
  5. Ouroboros Farms, http://www.ouroborosfarms.com/ [7]
Beberapa upaya usaha mengkomersialkan Aquaponik yang gagal :
  1.  Water Organics, http://www.bizjournals.com/profiles/company/us/wi/milwaukee/sweet_water_organics/3314668

Referensi

  1. Aquaponics Decision Software, a commercial aquaponics spreadsheet modeling system, http://www.ctsa.org/index.php/news/download_free_aquaponics_decision_software
  2.  Feed your Family with Aquaponics, http://portablefarms.com/2014/feed-your-family-aquaponics-system/
  3. Size of self sufficient system ??, http://www.backyardaquaponics.com/forum/viewtopic.php?f=31&t=10992
  4. BlueFOOD / FishGREENS an UrbanVenture in Aquaponics, http://acara.environment.umn.edu/wp-content/uploads/2012/10/BlueFoodFishGreens_BusinessPlan.pdf
  5. Economic Sustainability of Large-scale Aquaponics Subject of University Research, http://seedstock.com/2016/02/08/university-researches-economic-sustainability-of-large-scale-aquaponics/
  6. Five Secrets for Success, https://aquaponics-association.squarespace.com/the-aquaponics-association/2016/3/26/five-secrets-for-success
  7. Visiting an Aquaponic Sustainable Farm, http://www.greeneatz.com/1/post/2016/08/visiting-an-aquaponic-sustainable-farm.html
  8. Pola Pembiayaan Usaha Kecil: Pembenihan Ikan Nila​, http://www.bi.go.id/id/umkm/kelayakan/pola-pembiayaan/perikanan/Pages/Pembiayaan_Usaha_Kecil_Pembenihan_Ikan_Nila.aspx
  9. Valuation of vegetable crops produced in the UVI commercial aquaponic system, http://uvi.edu/research/agricultural-experiment-station/aquaculture-home/default.aspx

Saturday, 30 May 2015

Aquaponik Lele

Status : Draft
Panduan Pertanyaan/Masalah :

  1. Beberapa tantangan Aquaponik dengan Ikan Lele dan solusinya
Sementara belum ada catatan detail teori dan eksperiman mengenai Lele & Aquaponik, tapi sebagai bayangan,mungkin sistem Pak Nur Khamdilah, di Surabaya, Jawa Timur, bisa menjadi sumber inspirasi, silahkan lihat album foto sistem Aquaponik Pak Nur Khamdilah disini.



Sistem Akuaponik Lele Milik Friska  di Blitar, Jawa Timur



Sayur-sayuran aquaponik lele Friska siap panen.
Akar, ketika sistem aquaponik Lele tidak menggunakan filter

Sistem Akuaponik Lele Milik Gideon Agus Waluyo Soedirdjo, di Tangerang




Dalam percobaan ini, volume Barrel kurang lebih 150 liter,jumlah ikan sekitar 300 s.d 400 ekor dengan total berat kira-kira 20 Kg.

Friday, 8 May 2015

Memahami Biological Surface Area (BSA) di Aquaponik

Status : Draft

Panduan Pertanyaan :

  1. Apa itu  Biological Surface Area (BSA) ?
  2. Ketika panen jumlah berat ikan yang akan dipanen sekitar x Kg, berapa luas BSA yang diperlukan ? 
  3. Bahan-bahan apa saja yang biasa dimanfaatkan untuk BSA ? 
...

Referensi

  1. Understanding Biological Surface Area in Aquaponics, http://brightagrotech.com/biological-surface-area-in-aquaponics/

Monday, 4 May 2015

Cacing : Halo Ikan..., Butuh Bantuan Kita ?

Status : Draft

Panduan Pertanyaan :

  1. Apa peran cacing dalam sistem aquaponik ?
  2. Ada berapa spesies cacing yang sudah dikenali ?
  3. Cacing jenis apa yang paling baik untuk sistem aquaponik ?
Cacing yang didapatkan oleh Kang Nana Suryana dan teman-teman di tanah disamping Madrasah di Kampung Ciletuh,
Desa Ciderum, Caringin, Kab. Bogor. Pak Henri Witsong di BBQ, mengidentifikasi, kalau cacing ini adalah Lumbricus terrestris yang aslinya berasal dari Eropa